in

Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta

Ritual sedekah bumi Keraton setiap memasuki tanggal 1 Syawal

Grebeg Syawal Kraton Jogja

Perayaan Grebeg Syawal di Yogyakarta dilaksanakan untuk menyambut 1 Syawal yang bertepatan dengan perayaan Idul Fitri. Untuk tahun 2016 ini akan dilaksanakan pada hari Kamis (07/07/2016) dikarenakan 1 Syawal Kraton jatuh tepat tanggal 7 Juli berdasarkan kalender Sultan Agungan. Grebeg ini merupakan grebeg kedua di tahun ini setelah Grebeg Maulud dilakukan sebagai peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Prosesi grebeg dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dilakukan dengan membawa Gunungan Lanang yang terdiri dari sayuran dan hasil bumi lain dari Keraton Yogyakarta menuju Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta yang berjarak kurang lebih 400 meter dan dikawal oleh 10 bregada (pasukan keraton).

Dalam upacara Grebeg Syawal tersebut Kraton akan mengeluarkan tujuh gunungan yang nantinya satu akan diantar ke Pura Pakualaman, satu ke Kepatihan, sedang lima lainnya akan diantar ke Masjid Gede Kauman dan nantinya diarak menuju alun-alun Utara untuk diperebutkan masyarakat yang hadir.

Menurut kepercayaan, mereka yang berhasil memperoleh hasil bumi dari gunungan akan mendapatkan berkah dari Yang Maha Kuasa. Tradisi ini dilaksanakan secara turun temurun dan menjadi salah satu keistimewaan Yogyakarta yang menunjukkan bahwa keraton Yogyakarta tak sekedar menjalankan fungsi negara, tapi juga fungsi keagamaan. Keistimewaan tradisi ini pun terlihat ketika masyarakat bisa menyaksikan secara langsung para abdi dalem keraton yang membawa gunungan ini.

Selain pada Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal), Keraton Yogyakarta juga mengadakan upacara Grebeg pada hari kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid) dan Idul Adha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *