in ,

Penambahan Rute Baru Trans Jogja

Meningkatkan layanan transportasi menuju destinasi wisata

Trans Jogja sebagai salah satu sarana layanan transportasi DIY kembali memperluas atau menambah sejumlah rute baru pada awal April 2017 ini. Ada 9 rute baru — sebagian besar mengarah ke barat dan tengah kota — yang ditargetkan untuk menambah 8 rute yang sudah ada sebelumnya, sehingga total menjadi 17 rute sesuai rencana hingga 2018 mendatang.

Ada 20 bus baru Trans Jogja yang pengadaannya dilakukan atas kerjasama PT AMI (Anindya Mitra Internasional) selaku operator dengan Bank BPD DIY serta 11 bus baru bantuan dari pusat. Dengan tambahan 31 armada bus baru tersebut, serta 74 armada di 8 rute yang ada sebelumnya, sehingga jumlah bus yang beroperasi menjadi 105 armada. Rencananya, pada Agustus 2017 mendatang akan dioperasionalkan juga 29 armada tambahan untuk memenuhi kebutuhan 17 rute Trans Jogja.

Penambahan 9 rute-rute baru Trans Jogja itu adalah:

  • Jalur 5A: Ngampilan – Depok – Ngaglik – Jetis – Gondokusuman
  • Jalur 5B: Ngampilan – Depok – Ngaglik – Gondokusuman
  • Jalur 6A: Ngampilan – Wirobrajan – Kasihan – Wirobrajan – Ngampilan
  • Jalur 6B: Ngampilan – Wirobrajan – Gamping – Kasihan – Wirobrajan – Ngampilan
  • Jalur 7: Depok – Banguntapan – Umbulharjo – Kotagede
  • Jalur 8: Ngaglik – Tegalrejo – Gedongtengen – Wirobrajan – Mantrijeron – Sewon – Mergangsan – Kraton
  • Jalur 9: Ngaglik – Mlati – Tegalrejo – Jetis – Gedongtengen – Wirobrajan – Mantrijeron – Sewon – Kotagede
  • Jalur 10: Banguntapan – Kotagede – Umbulharjo – Gondokusuman – Pakualaman – Danurejan – Gondomanan – Ngampilan – Wirobrajan – Gamping
  • Jalur 11: Ngemplak – Gondokusuman – Tegalrejo – Jetis – Gedongtengen – Ngampilan – Wirobrajan – Kraton – Mantrijeron – Sewon – Kotagede

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan DIY, Gatot Saptadi, menyatakan pihaknya tengah berupaya mengantisipasi segala persoalan yang mungkin terjadi sebagai dampak pengoperasian 17 jalur Trans Jogja. Terutama dengan kru antar kota dalam provinsi (AKDP) agar tidak terjadi gesekan di lapangan. “Saya besok mau ketemu lagi dengan AKDP, artinya jangan sampai ada sentuhan di lapangan (saat pengoperasian 17 jalur Trans Jogja). Trayek-trayek ini kita fungsikan lagi,” terangnya di Kompleks Kepatihan, Kamis (30/3/2017). Itu dilakukan karena tidak mudah untuk mengoperasikan bus dalam suatu trayek baru. Pihaknya menginginkan tidak ada persoalan yang muncul saat penambahan jalur dilakukan. “Karena saya harus berkomunikasi dengan banyak pihak ya, di lapangan nggak semudah itu,” ujarnya.

Gatot mengakui masih adanya jalur yang kekurangan bus karena 29 bus lama harus ditarik (milik PT JTT). Akan tetapi, ia memastikan 17 jalur sesuai rencana harus berjalan. Tentunya dengan membedakan frekuensi jumlah bus sesuai prediksi jumlah permintaan (kebutuhan) tiap jalur. Jalur-jalur baru itu, kata Gatot, lebih banyak menyasar wilayah Barat dan sebagian utara serta tengah Kota Jogja. Penambahan halte portabel juga masih terus berlangsung. “Jalur mana saja, belum tahu, tetapi (yang busnya diberikan sedikit) jalur yang baru pastinya. Yang jelas 17 jalur mengarah ke barat, Giwangan, Gamping, Jombor ke barat,” imbuhnya.

Meski ada kekurangan bus, namun pihaknya akan mengupayakan maksimal pelayanan kepada masyarakat. Pengadaan bus melalui operator akan terus dilakukan. Pihaknya menargetkan pada 2018, jumlah bus total 167 unit bus agar mencapai ideal. “Untuk halte juga siap, tetapi kita kan portable jadi mudah memasangnya. Kalau total bus, 2018 saya menargetkan 167 bus, itu idealnya. Itu dipenuhi oleh operator,” ungkap Gatot.

Berdasarkan perencanaan, jalur 5A dan 5B ini dipasang 11 halte portabel yang baru dan 17 halte permanen yang sudah ada. Kemudian kebutuhan halte di jalur 6A dan 6B diperkirakan sekitar 27 titik dan baru tersedia empat titik halte permanen yang lama. Jalur 7 direncanakan melalui 20 halte, 28 halte untuk jalur 8. Kemudian jalur 9 sebanyak 21 halte, jalur 10 sebanyak 24 halte dan jalur 11 akan melewati sekitar 26 halte.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *