in

Kopi Klotok Pakem

Menikmati Kopi dan Cemilan Dengan Suasana Seperti Tahun 70-an

Kopi Klotok Pakem

Warung Kopi Klotok Pakem ini berada di Jalan Kaliurang KM 16, Kledokan, Pakem, Sleman, yang masih dekat dengan areal persawahan. Bangunan utamanya berbentuk joglo limasan kuno, menghadap ke arah utara. Sesuatu yang tidak biasa karena biasanya joglo limasan menghadap ke arah selatan atau membelakangi Gunung Merapi.

Mengenai istilah kopi klotok sendiri, adalah kopi dengan penyajian sederhana. Singkatnya, kopi bubuk dimasak dalam panci panas tanpa air, lalu setelah beraroma sedikit gosong barulah disiram air dan direbus hingga mendidih. Dari proses tersebut munculah nama klotok yang berasal dari bahasa jawa nglothok atau mengelupas. Kopi klotok menjadi favorit karena rasa pahit yang dianggap pas. Rasanya tentu berbeda dari kopi yang hanya diseduh dengan air panas, walaupun bubuk kopi yang digunakan sama. Memasak kopi hingga mendidih tentunya menambah rasa kopi semakin kuat.

Sebenarnya yang unik dan jarang ditemui dari warung Kopi Klotok ini adalah tempatnya. Menu favoritnya hanyalah kopi atau teh, dan pisang goreng atau jadah goreng. Namun lokasi di lingkungan yang masih asri, berlatar pemandangan gunung Merapi, jauh dari bising lalu lalang kendaraan serta rumah joglo yang terkesan kuno dan ndeso itu justru menawarkan suasana istimewa serta kenyamanan selama menyantap cemilan dan kopi atau teh yang dipesan. Warung Kopi Klotok ini buka setiap hari dari jam 07.00 hingga 22.00 WIB.

LOCATION MAP

Kopi Klotok Pakem

Alamat/Kontak: Jl. Kaliurang KM 16, Kledokan, Pakem, Sleman. Telp. 0812 2221 1635.

FITUR LOKASI

Di dalam warung terdapat 3 sitting area, area depan yang semi terbuka, tengah dan belakang yang menjadi satu bagian dengan dapur. Area depan yang terbuka adalah area favorit untuk menikmati menu di warung ini. Selain lebih sejuk, pandangan mata keluar terbuka luas untuk menikmati hamparan persawahan dan gunung Merapi terutama saat kondisi cuaca mendukung. Bagian tengah lebih banyak meja dan kursi serta ada amben (dipan) yang bisa digunakan untuk anak-anak, atau leyeh-leyeh sambil rebahan. Di bagian belakang atau dapur, merupakan area yang cocok bagi yang senang dengan suasana makan di dapur sambil melihat aktivitas masak-memasak pesanan para pengunjung. Dinding warung banyak dihiasi beberapa testimonial (tulisan) artis dan pejabat yang pernah berkunjung ke tempat, seperti Eross – Sheila On 7, Garin Nugroho dan Emha Ainun Najib. Jika cuaca cerah, anda juga boleh memanfaatkan sitting area bebas di area taman yang terletak di bagian depan dan bagian samping (sebelah timur), yang sebenarnya merupakan area taman dari rumah penginapan yang ada di seberang warung.

Untuk menu, selain kopi klotok yang ditawarkan warung ini, sajian sayur lodeh dan cemilan khas pedesaan menjadi menu utama yang lain. Lodeh lombok ijo, lodeh kluweh, dan lodeh terong menjadi yang paling utama. Untuk cemilan, favoritnya adalah pisang goreng. Tentunya semua itu bisa didapatkan langsung dari dapur di area belakang. Terdapat juga menu ‘all you can eat‘ alias Paket Makan Puas seharga Rp 11.500,- untuk makan nasi, sayur lodeh, sambal dan sego megono (nasi gori/nangka) sepuasnya. Harga makanan dan minuman yang tersedia berkisar antara Rp 1.000 hingga Rp 6.500 saja.

PHOTO GALLERY

TRANSPORTASI

Hingga saat ini hanya bisa ditempuh dengan kendaraan sendiri baik roda empat maupun roda dua, karena lokasinya masih masuk sekitar 300 meter dari jalan raya. Namun untuk area parkir kendaraan di dalam cukup luas dan terbuka.

TIPS

Idealnya memang ke tempat ini pagi hari saat baru buka atau sore hari setelah jam 17.00 WIB. Semakin sore/malam biasanya semakin ramai pengunjung dan tentu sering tidak ‘kebagian’ di area favorit.

Penilaian dari kami?

Overall Score* : 3.5

*) lokasi, kebersihan, fasilitas, transportasi, harga dan lainnya

Leave a Reply